Pernyataan tersebut tentu membuat geram para netizen dan banyak kritikan ditujukan kepadanya dengan membuat hasthtag #BakarHutan. Beberapa kritikan tersebut muncul dari :
@wakilgubernurKW dengan sindirannya : "Yang mulia Bakar kumis itu tidak merusak lingkungan bibir karena masih bisa ditanami lagi #BakarHutan,"
"Apa ini artinya kalau air bersih dan udara tdk lgi gratis di bumi nusantara ini ... #indonesia #asap #anakmedan #bakarhutan," kicau akun @anackmedan.
"Berarti kalo seluruh harta Parlas Nababan ini disita negara gapapa ya, kan bisa dicari lagi." canda akun @dwikaputra
"Argumentasi Hakim Parlas Nababan lemah sekali bila kita fokus pada ongkos ganti produksi oksigen. Sanggup tak bernafas nunggu pohon tumbuh?" krtitikan dari @hotradero
Lantas bagaimana nasib warga disekitar hutan? apakah akan terus seperti ini? tiap tahunnya menderita karena kebakaran hutan dan dengan penyelesaian kasus yang akhirnya dimenangkan oleh pembakar hutan.


